THC (Terminal Handling Charges) Definisi & Fungsinya Dalam Logistik

thc

Saat melakukan pengiriman barang via container, banyak orang hanya fokus pada biaya ongkir utama tanpa memahami adanya biaya tambahan di pelabuhan. Salah satu biaya yang cukup sering muncul dalam pengiriman ekspor maupun impor adalah THC atau Terminal Handling Charge. Meski terdengar teknis, biaya ini memiliki peran penting dalam proses penanganan container di pelabuhan.

Tenang, di artikel ini kita akan bahas tuntas apa itu THC, kenapa biaya ini ada, apa saja fungsinya, dan bagaimana cara menghitungnya. Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Ekspedisi Cargo Jakarta-Makassar Termurah Gratis Pickup

1. Apa Itu THC (Terminal Handling Charge)

Terminal Handling Charge (THC) adalah biaya penanganan container yang dikenakan oleh pihak terminal pelabuhan selama proses pengiriman barang berlangsung. Biaya ini mencakup berbagai aktivitas di area terminal, seperti proses bongkar muat, pemindahan, hingga penataan container sebelum dikirim atau setelah tiba di pelabuhan tujuan.

Umumnya, biaya THC ditagihkan oleh perusahaan pelayaran kepada pengirim barang (shipper) maupun penerima barang (consignee). Meski begitu, biaya tersebut sebenarnya berasal dari pihak terminal pelabuhan yang kemudian diteruskan melalui pihak pelayaran kepada pelanggan.

Sederhananya, setiap proses penanganan container di pelabuhan akan dikenakan biaya THC. Mulai dari pemindahan container menggunakan alat berat seperti crane dan forklift, penempatan container di area penumpukan (container yard), hingga proses administrasi terminal, semuanya termasuk dalam komponen biaya ini.

2. Sejarah Singkat THC

THC mulai dikenal luas sejak era tahun 1980-an ketika bisnis pengiriman peti kemas berkembang pesat secara global. Sebelumnya, biaya penanganan terminal sudah termasuk dalam tarif freight. Namun seiring meningkatnya biaya operasional pelabuhan, perusahaan pelayaran mulai memisahkan komponen ini sebagai salah satu biaya khusus dalam proses pengiriman container.

3. Fungsi THC : Kenapa Biaya Ini Ada?

Banyak orang bertanya, “Bukankah sudah bayar freight, kenapa masih ada THC?” Nah, berikut adalah fungsi dan alasan keberadaan THC:

1. Menutup Biaya Operasional Terminal

Terminal pelabuhan merupakan fasilitas dengan operasional yang cukup kompleks dan membutuhkan biaya besar. Mulai dari penggunaan alat berat seperti crane untuk bongkar muat container, sistem pengelolaan container, area penumpukan (container yard), hingga tenaga kerja operasional, semuanya memerlukan biaya pemeliharaan dan pengelolaan. Karena itulah, THC hadir sebagai komponen biaya untuk mendukung seluruh proses operasional tersebut agar pengiriman barang dapat berjalan dengan lancar.

2. Memisahkan Komponen Biaya Secara Transparan

Dengan adanya THC, shipper dan importir bisa melihat secara jelas berapa biaya angkutan (freight) dan berapa biaya penanganan di pelabuhan. Ini membuat struktur biaya lebih transparan dan memudahkan negosiasi.

3. Standarisasi Layanan Terminal

THC mendorong terminal untuk memberikan layanan standar yang terukur. Karena ada biaya yang dibayarkan, pelanggan berhak menuntut standar penanganan container yang baik agar tepat waktu, aman, dan terdokumentasi.

4. Menjaga Keseimbangan Bisnis Pelayaran

Perusahaan pelayaran pada dasarnya beroperasi pada proses pengangkutan barang melalui jalur laut, bukan di area terminal pelabuhan. Karena setiap pelabuhan memiliki biaya penanganan yang berbeda-beda. Biaya  THC akhirnya dipisahkan dari biaya freight agar pihak pelayaran dapat lebih fokus pada layanan pengiriman laut tanpa harus menanggung perubahan biaya operasional terminal di masing-masing pelabuhan.

4. Komponen yang Termasuk dalam THC

THC bukan satu item tunggal yang sederhana. Di dalamnya bisa mencakup berbagai layanan, antara lain:

  • Stevedoring (Bongkar Muat Container)
    Ini merupakan biaya untuk proses memindahkan container dari kapal ke dermaga atau sebaliknya menggunakan alat bongkar muat pelabuhan.
  • Penanganan Lapangan Container
    Ini merupakan biaya penempatan, penumpukan, dan pengaturan container di area penumpukan pelabuhan agar tertata sesuai jadwal pengiriman.
  • Proses Container Masuk dan Keluar Terminal
    Ini merupakan biaya administrasi serta pemeriksaan fisik saat container masuk ke area terminal maupun keluar dari terminal pelabuhan.
  • Pemindahan Container Dermaga ke Lapangan
    Ini merupakan biaya untuk perpindahan container dari area dermaga ke lapangan penumpukan container, atau sebaliknya sebelum dimuat ke kapal.
  • Sistem Data dan Dokumentasi Digital
    Ini merupakan biaya untuk penggunaan sistem digital untuk pertukaran data, pengelolaan dokumen pengiriman, dan administrasi pelabuhan secara elektronik.

Namun, tidak semua komponen di atas selalu termasuk dalam THC setiap terminal. Tergantung kebijakan masing-masing pelabuhan dan perusahaan pelayaran.

5. Faktor yang Mempengaruhi Besaran THC

Beberapa hal yang bisa membuat THC berbeda-beda antara satu pengiriman dengan yang lain, seperti:

  • Jenis container
    Container khusus seperti reefer (pendingin), open top, atau flat rack membutuhkan penanganan dan fasilitas tambahan, sehingga biaya THC biasanya lebih tinggi dibanding container standar.
  • Pelabuhan asal/tujuan
    Pelabuhan besar dengan fasilitas modern dan aktivitas bongkar muat yang padat umumnya memiliki tarif THC lebih tinggi karena biaya operasionalnya lebih besar.
  • Shipping line
    Setiap perusahaan pelayaran memiliki kebijakan dan perhitungan tarif THC yang berbeda, tergantung layanan, rute, dan standar operasional masing-masing.
  • Volume & Berat Muatan
    Semakin besar volume dan berat barang, maka proses penanganan di pelabuhan akan semakin kompleks dan membutuhkan alat khusus, sehingga biaya THC dapat menjadi lebih tinggi.

6. Siapa yang Membayar THC ?

Ini pertanyaan yang paling sering bikin bingung! Jawabannya sederhana: tergantung kesepakatan antara penjual dan pembeli tepatnya tergantung pada Incoterms yang dipakai dalam kontrak jual beli.

Perlu kamu tahu dulu, THC itu muncul di dua titik dalam perjalanan container.

  1. Origin THC yang dikenakan di pelabuhan keberangkatan,
  2. Destination THC yang dikenakan di pelabuhan tujuan.

Siapa yang menanggung masing-masing titik inilah yang ditentukan oleh Incoterms.

  • Kalau pakai EXW (Ex Works), penjual paling sedikit tanggung jawabnya dia hanya menyiapkan barang di gudang. Semua biaya termasuk Origin THC maupun Destination THC sepenuhnya ditanggung oleh pembeli.
  • Berbeda dengan FOB (Free On Board) yang paling umum dipakai dalam perdagangan internasional. Di sini penjual bertanggung jawab sampai barang naik ke kapal, sehingga Origin THC ditanggung penjual, sementara Destination THC menjadi tanggung jawab pembeli.
  • Kalau pakai CIF (Cost, Insurance, Freight), pembagiannya mirip dengan FOB. Origin THC tetap ditanggung penjual, dan Destination THC tetap jadi beban pembeli. Bedanya, penjual di sini juga menanggung biaya freight dan asuransi selama perjalanan laut.

Nah, yang paling “full tanggung jawab” adalah DDP (Delivered Duty Paid). Penjual menanggung semua biaya sampai barang benar-benar tiba di tangan pembeli termasuk Origin THC maupun Destination THC, semuanya ditanggung penjual.

Intinya jika semakin besar tanggung jawab penjual dalam Incoterms, semakin banyak THC yang dia tanggung. Makanya, sebelum deal dengan buyer atau supplier, pastikan Incoterms sudah disepakati dengan jelas supaya tidak ada saling klaim biaya di kemudian hari.

7. Cara Menghitung THC

THC dihitung berdasarkan jenis dan ukuran container. Besaran tarifnya ditetapkan oleh perusahaan pelayaran (kadang juga oleh terminal secara langsung) dan bisa berbeda di setiap rute, pelabuhan, dan shipping line.

Satuan Perhitungan THC

THC dihitung per TEU (Twenty-foot Equivalent Unit):

  • 1 container 20 feet = 1 TEU
  • 1 container 40 feet = 2 TEU (atau biasanya dikenakan tarif flat khusus 40′)

Contoh Perhitungan Sederhana

Misalnya, kamu hendak mengekspor barang dari Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) menggunakan:

  • 2 unit container 20 feet
  • 1 unit container 40 feet
  • THC yang berlaku: USD 95 per TEU

Maka perhitungannya:

Container 20 feet : 2 unit x 1 TEU x USD 95 = USD 190

Container 40 feet : 1 unit x 2 TEU X USD 95 = USD 190

Total THC                        = USD 380

Tips Praktis Mengelola Biaya THC

Ada beberapa tips bagi kamu sebagai pelaku bisnis ekspor dan impor bahwa biaya THC perlu diperhatikan agar pengeluaran logistik tetap efisien. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Bandingkan tarif dari beberapa shipping line
    Setiap perusahaan pelayaran bisa memiliki tarif THC yang berbeda meskipun rutenya sama. Karena itu, penting untuk membandingkan beberapa pilihan sebelum menentukan pengiriman.
  2. Manfaatkan volume pengiriman untuk negosiasi
    Jika pengiriman dilakukan dalam jumlah besar dan rutin, kamu bisa mencoba melakukan negosiasi tarif agar mendapatkan biaya yang lebih kompetitif.
  3. Pahami Incoterms dengan jelas
    Pastikan pembagian tanggung jawab biaya antara penjual dan pembeli sudah disepakati sejak awal agar tidak terjadi kebingungan terkait pembayaran THC.
  4. Minta rincian biaya secara detail
    Selalu cek breakdown invoice dari freight forwarder atau agen pengiriman untuk memastikan biaya THC yang ditagihkan sudah sesuai.
  5. Pantau perubahan tarif secara berkala
    Tarif THC dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan operasional pelabuhan. Dengan memantau update tarif, kamu bisa lebih siap mengatur biaya pengiriman.

KESIMPULAN

Memahami biaya THC sangat penting agar proses pengiriman internasional dapat berjalan lebih efisien dan terencana. Dengan mengetahui komponen biaya serta faktor yang memengaruhi tarifnya, bisnis dapat mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan mengatur strategi logistik dengan lebih baik.

Untuk itu, jika kamu sedang mencari partner logistik yang terpercaya agar pengiriman container lebih aman, tepat, dan transparan. KP Cargo siap membantu kebutuhan pengiriman bisnis kamu  dengan layanan profesional dan solusi logistik yang praktis sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag

Hubungi Kami
Chat WhatsApp×
Pilih salah satu marketing kami untuk konsultasi:
kg

Berhasil!

Jika tab WhatsApp tidak otomatis terbuka, periksa popup blocker di browser Anda.

Scroll to Top
Tanya Total Ongkir
Pilih salah satu marketing kami untuk konsultasi:
kg

Berhasil!

Jika tab WhatsApp tidak otomatis terbuka, periksa popup blocker di browser Anda.