Makassar adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi kota terbesar di Indonesia Timur dan kota metropolitan kelima terbesar di Indonesia. Terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi, Makassar memiliki peran penting sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan budaya di kawasan Indonesia Timur. Sejak abad ke-16, kota ini dikenal sebagai pelabuhan penting dan awal kehadiran Portugis, kemudian kota pusat Kesultanan Gowa, dan selanjutnya dikuasai VOC dan Hindia-Belanda.
Table of Contents
ToggleJulukan Kota Makassar
Tahu kah kamu Makassar sempat menjadi ibu kota Negara Indonesia Timur pada tahun (1946–1949). Makassar memiliki dua julukan terkenal yaitu; Kota Anging Mammiri dan Kota Daeng. Julukan Kota Anging Mammiri diberikan karena Makassar terkenal dengan angin sepoi-sepoinya, sedangkan julukan Kota Daeng diberikan karena masyarakat Makassar menggunakan sapaan “Daeng” dalam kehidupan sehari-hari.
Makassar juga dikenal sebagai Kota Pelabuhan karena peran penting Makassar sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan. Pelabuhan Makassar disebut-sebut sebagai Jantung logistik wilayah Timur karena Pelabuhan Makassar terintegrasi dengan;
- Infrastruktur canggih (New Port) untuk 2 juta TEUs/tahun.
- Volume ekspor-impor besar terhadap komoditas strategis.
- Layanan forwarder air, laut, dan darat kelas dunia.
- Peran vital dalam Sea Toll Program.
Pelabuhan di Makassar
Pelabuhan Makassar yang dikenal sebagai Pelabuhan Soekarno-Hatta ialah Pelabuhan kelas utama di Indonesia yang berlokasikan di pesisir barat daya Makassar. Menjadi hub logistik utama di Indonesia Timur dan menjadi penghubung Sulawesi, Maluku, Papua dan memungkinkan pengiriman internasional dari Pelabuhan Makassar. Pada tahun 2015 tercatat total cargo mencapai 8.3 juta ton dan 558.957 TEUs kontainer, terdapat jalan akses cepat seperti tol Reformasi yang langsung terhubung ke pelabuhan pusat kota, Pelabuhan Makassar memiliki empat dermaga khusus cargo dan penumpang.
Bandara Internasional di Makassar
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan bandara tersibuk ketiga di Indonesia, selain itu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi hub cargo utama di Indonesia Timur. Tercatat pada 5 April 2024 pergerakan cargo mencapai 361.599 kg meningkat 22% dari tahun sebelumnya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin melayani penerbangan dosmetik serta internasional. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Pelabuhan Makassar membetuk jaringan logistik multimodal yang efisien dan mendukung perkembangan ekonomi wilayan Indonesia Timur.
Logistik Makassar
Sebagai Kota besar dan pintu gerbang di wilayah timur Indonesia, menjadikan Makassar sebagai Kota jalur distribusi logistic dari Ibu Kota Jakarta dengan aktifitas pelabuhan dan bandara yang sangat sibuk. Mulai dari distribusi kebutuhan logistik pangan hingga kebutuhan industri.
Anda ingin kirim barang ke Makassar dan sedang mencari ekpedisi cargo termurah? tenang, ada Karya Pratama Cargo! kami akan kirim barangmu dengan aman, tarif murah, pengiriman cepat. Dengan tarif hanya Rp. 2.800/kg kamu sudah bisa kirim barang ke Makassar bahkan ke seluruh Indonesia tanpa perlu was-was! pengiriman hanya 5-7 hari sejak armada berangkat kami akan kirim barangmu sampai alamat tujuan (Door to Door), untuk detail tentang rute pengiriman cargo Jakarta Makassar, Anda bisa mengunjungi halaman Ekspedisi Jakarta Makassar
Karya Pratama Cargo hadir menjadi solusi terbaikmu! dengan tarif murah, aman, mudah, proses cepat, diantar sampai alamat tujuan, pengiriman cepat, siap mengirim barangmu via Darat, Udara, dan Laut kamu sudah bisa kirim barangmu tanpa was-was. Selain itu tersedia layanan pick up seluruh wilayah Jabodetabek dan sebagian wilayah Jawa Barat seperti Karawang, Purwakarta, Cikampek hingga Bandung. Gratis pick up Jabodetabek berlaku syarat minimal berat 300kg untuk pelanggan non-member bisnis. Khusus member bisnis berlaku gratis pick up tanpa syarat.




