Kawasan Industri Berbek Sidoarjo merupakan bagian dari pengembangan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), yang dikenal sebagai pusat manufaktur dan logistik di Jawa Timur. Kawasan ini menawarkan lokasi strategis untuk perusahaan di sektor industri, dengan akses mudah ke pelabuhan dan bandara.
Table of Contents
ToggleInformasi Umum
Kawasan Industri Berbek terletak di Desa Berbek, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tepat di perbatasan dengan Surabaya. Luas kawasannya mencapai 87 hektar, terbagi menjadi 129 lokasi industri yang ditempati oleh sekitar 103 perusahaan. Kawasan ini dikelola oleh PT SIER, yang didirikan pada 28 Februari 1974 oleh pemerintah pusat, Provinsi Jawa Timur, dan Kota Surabaya. Hingga 2022, saham SIER dimiliki 50% oleh Danareksa, 25% oleh Pemprov Jawa Timur, dan 25% oleh Pemkot Surabaya. Kawasan berbek ini terhubung langsung dengan kawasan utama SIER di Rungkut melalui Jalan Rungkut Industri Raya hingga Jalan Brigadir Jenderal Katamso Waru.
Sejarah
Pengembangan Kawasan Industri Berbek dimulai pada 1985 ketika PT SIER membebaskan lahan seluas 87 hektar di Berbek, Waru, Sidoarjo, sebagai perluasan dari kawasan Rungkut yang sudah ada sejak 1974. Kawasan mulai beroperasi penuh pada 1981, dengan fokus mendukung industri manufaktur dan logistik. Pada awalnya, kawasan ini menjadi sambungan alami dari SIER Rungkut, memanfaatkan lokasi dekat tol dan pelabuhan untuk distribusi barang. Hingga kini, kawasan terus berkembang dengan fasilitas modern seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang pertama kali dibangun di SIER pada 1980. Ekspansi ini menjadikan kawasan berbek sebagai pusat penting bagi perusahaan PMDN dan PMA.
Lokasi dan Aksesibilitas

Kawasan Industri Berbek berada sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Juanda Surabaya dan 30 menit dari Pelabuhan Tanjung Perak. Akses utama melalui Jalan Tol Waru-Sidoarjo-Gresik memudahkan logistik barang ke seluruh Jawa Timur. Lokasi dikelilingi pemukiman padat di Waru dan Sidoarjo, sehingga mudah merekrut tenaga kerja lokal. Jalan internal seperti Jl. Berbek Industri I hingga VII menghubungkan ratusan pabrik dengan efisien.
Fasilitas dan Infrastruktur
Kawasan menyediakan gudang siap pakai, pabrik sewa atau jual, serta akses listrik, air, gas, dan internet yang memadai. Sistem keamanan 24 jam dan layanan one stop service untuk perizinan investasi tersedia untuk mendukung operasional perusahaan. IPAL kawasan memproses limbah industri sebelum dibuang ke sungai, memastikan lingkungan tetap terjaga. Fasilitas pendukung termasuk pergudangan untuk logistik dan Sarana Usaha Industri Kecil (SUIK). Infrastruktur jalan tol dan kedekatan dengan pusat logistik besar seperti Waru dan Buduran meningkatkan efisiensi distribusi.
Sektor Industri dan Perusahaan
Mayoritas perusahaan di kawasan berbek bergerak di bidang manufaktur, seperti elektronik, kimia, tekstil, makanan, dan plastik. Dari 103 perusahaan, 14 adalah PMA (Penanaman Modal Asing) dan 89 PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Beberapa contoh perusahaan meliputi:
| No | Nama Perusahaan | Bidang Manufaktur | Alamat |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Apie Indo Karunia | Mur baut | Jl Berbek Industri II/3 |
| 2 | PT Alam Dianraya | Barang percetakan | Jl Berbek Industri III/7-11 |
| 3 | PT Essentra | Komponen industri | Jl Berbek Industri I No.16-20 |
| 4 | PT Eka Dharma Tape Inds Tbk | Isolasi | Jl Berbek Industri VII |
| 5 | PT Holland Colour Asia | Zat warna | Jl Berbek Industri II/2 |
| 6 | PT Indoxide | Zinc oxide | Jl Berbek Industri II/25 |
| 7 | PT Kyung Dong Ind | Alat rumah tangga stainless | Jl Berbek Industri II/31 |
| 8 | PT Philip Rallin Electronics | Lampu TL/neon | Jl Berbek Industri I/5-19 |
| 9 | PT Rembaka | Kosmetik | Jl Berbek Industri VII/4 |
| 10 | PT SK Food Indonesia | Pengolahan udang beku | Jl Berbek Industri I/3 |
Sektor logistik berkembang kuat berkat kedekatan pelabuhan, sementara manufaktur mendominasi dengan produksi barang jadi.
Tenaga Kerja dan Lowongan Kerja
Kawasan ini menyerap sekitar 19.183 hingga 20.000 tenaga kerja. Lowongan kerja sering terbuka di bidang produksi, seperti operator produksi, quality control, dan staff mekanik di Berbek Industri. Contoh lowongan terbaru termasuk Production Operator, Designer Staff, dan Commis/Cook di perusahaan makanan. Platform seperti Indeed dan Glints menampilkan puluhan lowongan di kawasan berbek, dengan gaji mulai Rp 3-6,5 juta per bulan untuk level junior hingga staff. Permintaan tenaga kerja tinggi karena pertumbuhan manufaktur dan logistik.
Ekonomi dan Dampak
Kawasan berkontribusi besar pada ekonomi Sidoarjo melalui manufaktur dan logistik, dengan nilai investasi properti gudang dan pabrik yang stabil naik. Potensi investasi jangka panjang didukung permintaan tinggi dari perusahaan multinasional. Dampak positif termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan distribusi barang ke seluruh Indonesia. Kawasan ini stabil dengan diversifikasi tenant, minim risiko bisnis.
Prospek Masa Depan
PT SIER berencana ekspansi lebih lanjut, meski fokus utama tetap di Jawa Timur termasuk Berbek. Pertumbuhan logistik dan manufaktur diproyeksikan terus meningkat seiring konektivitas tol dan bandara. Investor dapat memanfaatkan one stop service untuk memulai usaha baru di kawasan ini.




