PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) adalah salah satu unit usaha Pelindo yang mengkhususkan diri dalam pengelolaan terminal kendaraan, terutama layanan Roll-on/Roll-off (RoRo). IPCC beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok serta beberapa terminal RoRo penting lainnya di Indonesia.
Sebagai bagian dari ekosistem kepelabuhanan nasional, peran dan pencapaian IPCC terus berkembang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk itu, simak penjelasan lengkap mengenai sejarah, layanan, hingga perkembangan terbaru IPCC di artikel ini, agar Anda mendapatkan gambaran menyeluruh tentang unit usaha Pelindo ini dan perannya dalam dunia logistik pelabuhan Indonesia.

Table of Contents
ToggleIPCC Sebagai Unit Usaha Pelindo
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo adalah BUMN yang mengelola berbagai layanan pelabuhan, mulai dari dermaga, bongkar muat, terminal, pergudangan, hingga layanan kendaraan/RoRo. Pada 1 Oktober 2021, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 yang menggabungkan Pelindo I, III, dan IV ke dalam Pelindo II (Persero), sekarang hanya disebut Pelindo. Setelah merger ini, Pelindo bentuk empat subholding atau klaster bisnis, salah satunya adalah klaster non-petikemas yang dikelola oleh PT Pelindo Multi Terminal (SPMT).
Dalam klaster non-petikemas inilah PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) punya peran vital. IPCC adalah bagian dari subholding Pelindo Multi Terminal dengan porsi kepemilikan pasca merger sekitar 71,3% oleh SPMT, 0,7% oleh PT Multi Terminal Indonesia (MTI), dan sisanya dimiliki publik sebesar 28%. IPCC dikenal sebagai perusahaan publik yang fokus pada layanan terminal kendaraan, khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok dan terminal RoRo di beberapa pelabuhan lain di Indonesia.
Profil Singkat dan Layanan Utama IPCC
IPCC awalnya adalah unit bisnis strategis Tanjung Priok Car Terminal yang mulai beroperasi tahun 2007. Pada 5 November 2012, IPCC resmi berdiri sebagai entitas bisnis tersendiri dengan mayoritas saham awal dimiliki Pelindo. Pada 9 Juli 2018, IPCC resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia, membuka kesempatan kepemilikan publik.
Layanan utama IPCC meliputi:
Terminal handling: meliputi stevedoring (bongkar muat dari kapal), cargodoring (penataan barang di terminal), receiving dan delivery kendaraan ekspor-impor serta domestik.
Value Added Services (layanan nilai tambah): seperti Vehicle Processing Center, Equipment Processing Center, Road Freight Services, dan Port Stock—layanan pendukung agar kendaraan siap didistribusikan.
Dukungan program Tol Laut/Tol Maritim: membantu mengalihkan angkutan barang dari darat ke laut sesuai kebijakan pemerintah.
Profil Detail IPCC
Berikut adalah informasi profil detail perusahaan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC):
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama Perusahaan | PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) |
| Tanggal Pendirian | 5 November 2012 (sebagai entitas bisnis tersendiri) |
| Asal Usul | Berawal dari Strategic Business Unit Tanjung Priok Car Terminal (TPT) sejak Juni 2007 |
| Status | Perusahaan Publik sejak 9 Juli 2018 |
| Kode Saham | IPCC |
| Fokus Bidang Usaha | Layanan terminal kendaraan: bongkar muat, cargodoring, receiving dan delivery kendaraan |
| Layanan Nilai Tambah | Vehicle Processing Center, Equipment Processing Center, Road Freight Services, Port Stock |
| Area Operasi Utama | Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) dan beberapa terminal RoRo di Indonesia |
| Alamat Kantor Pusat | Jl. Sindang Laut No. 100, Cilincing – Jakarta Utara 14110 |
| Kontak | Telp: +62 21 4393 2251 Email: info@indonesiacarterminal.co.id Customer Service: +62 811 933 9930 |
| Pemegang Saham (Pasca Merger Pelindo) | 71,3% PT Pelindo Multi Terminal, 0,7% PT Multi Terminal Indonesia, 28% publik |
| Dewan Komisaris | M. Said Bakhri (Komisaris Utama), Herry Ardianto (Komisaris Independen), Tri Hidayat (Komisaris Independen) |
| Direksi | Sugeng Mulyadi (Direktur Utama, Plt Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis), Bagus Dwipoyono (Direktur Operasi dan Teknik), Wing Megantoro (Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko) |
| Dukungan Program | Layanan Tol Laut/Tol Maritim untuk mendukung kebijakan pengalihan angkutan barang dari darat ke laut |
| Fungsi Operasional | Menangani kendaraan dengan layanan bongkar muat, penumpukan, pengelolaan stok, dan distribusi |
Jejak Operasional dan Tata Kelola
IPCC beroperasi terutama di Pelabuhan Tanjung Priok, serta terminal RoRo di Makassar, Balikpapan, dan beberapa pelabuhan lainnya. Sebagai bagian dari subholding non-petikemas, IPCC mendukung fokus Pelindo mengelola terminal kendaraan secara profesional dan terintegrasi.
Sebagai perusahaan publik, IPCC juga menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dengan rutin menerbitkan laporan tahunan sesuai ketentuan OJK, serta transparan dalam struktur manajemen dan kepemilikan.
Pencapaian IPCC di 2024-2025
Pada tahun 2024, IPCC berhasil mencatatkan peningkatan jumlah cargo yang ditangani sebesar 15% secara year on year (YoY), dengan total mencapai lebih dari 1 juta unit kendaraan. Pendapatan operasional tumbuh signifikan, dengan laba bersih mencapai Rp 212,22 miliar, pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi bisnis berkelanjutan, penambahan market share, dan peningkatan efisiensi, terutama pada arus cargo alat berat dan kendaraan truck/bus yang masing-masing naik lebih dari 20%. IPCC juga fokus mengembangkan konektivitas antar terminal kendaraan di berbagai wilayah Indonesia untuk menekan biaya logistik dan memperluas pengelolaan terminal kendaraan di Indonesia bagian tengah dan timur.
Memasuki tahun 2025, IPCC mempertahankan kinerja positif dengan target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di atas 15%. Pada kuartal pertama 2025, pendapatan operasi meningkat 15,73% dari Rp 175,63 miliar menjadi Rp 203,27 miliar. Hingga Mei 2025, IPCC mencatat pertumbuhan operasional sebesar 10,9%, didukung oleh peningkatan impor kendaraan terutama kendaraan listrik (Battery Electric Vehicle), hybrid, dan plug-in hybrid. Unit kendaraan listrik yang ditangani tumbuh signifikan, memberikan nilai tambah pada bisnis IPCC. Di kuartal ketiga 2025, perusahaan membukukan laba usaha sebesar Rp 190,3 miliar, tumbuh 28,4% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan efisiensi dan produktivitas yang meningkat berkat digitalisasi operasional terminal kendaraan.
Selain pencapaian finansial, IPCC juga mendapat penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia 2025 sebagai bentuk pengakuan atas ketangguhan dan inovasi perusahaan dalam industri logistik terminal kendaraan.
Ini menunjukkan IPCC terus menjaga momentum pertumbuhan dan terus beradaptasi dengan dinamika pasar kendaraan nasional maupun internasional.
Kesimpulan
IPCC (PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk) adalah perusahaan publik yang fokus pada layanan terminal kendaraan di ekosistem kepelabuhanan, dengan layanan inti berupa terminal handling dan value added services untuk mendukung arus kendaraan ekspor–impor maupun domestik. IPCC juga memiliki keterkaitan struktural dengan Pelindo pasca integrasi, di mana kepemilikan mayoritasnya berada pada subholding Pelindo Multi Terminal, sementara sisanya dimiliki publik.
Kalau IPCC berperan penting di sisi terminal/pelabuhan untuk penanganan kendaraan, maka untuk kebutuhan Anda mengirim barang besar dan berat antar kota maupun antar pulau—seperti mesin, material proyek, furnitur, atau stok usaha—akan lebih tepat memakai layanan cargo yang memang fokus di pengiriman end-to-end yaitu KP Cargo! Ekspedisi Cargo Murah dan Terpercaya!
Cek Ongkir Cargo Sekarang (KP Cargo)




