Mengirim mobil ke luar kota atau luar pulau membutuhkan metode yang tepat agar kendaraan sampai di tujuan dengan aman. Jarak, kondisi kendaraan, akses jalan, hingga lokasi tujuan menjadi beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih layanan pengiriman.
Secara umum, Anda dapat memilih tiga metode utama untuk cara kirim mobil, yaitu towing, car carrier, dan container. Setiap metode memiliki fungsi, kapasitas, serta karakteristik pengiriman yang berbeda. Karena itu, pahami perbedaan ketiganya agar Anda dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan.
Berikut 3 cara pengiriman mobil yang dapat dilakukan melaui ekspedisi:
Table of Contents
Toggle1. Towing
Towing merupakan metode pengiriman mobil dengan truk khusus yang menarik atau mengangkut satu unit kendaraan. Layanan ini cocok untuk Anda yang ingin mengirim mobil secara langsung dari lokasi pengambilan menuju lokasi tujuan.
Fungsi Towing
Towing membantu Anda mengirim satu mobil dengan proses yang lebih praktis dan fleksibel. Pemilik kendaraan juga dapat memilih layanan towing ketika mobil mengalami kerusakan dan tidak dapat berjalan sendiri.
Truk towing memiliki perlengkapan seperti winch dan ramp untuk membantu petugas menaikkan kendaraan. Setelah mobil berada di atas truk, petugas memasang perlengkapan pengikat untuk menjaga posisi kendaraan tetap stabil selama perjalanan.
Metode Pengiriman Towing
Towing memiliki beberapa jenis armada sesuai kebutuhan kendaraan. Salah satunya towing flatbed yang menggunakan bak datar untuk membawa mobil secara utuh. Jenis ini cocok untuk mobil pribadi karena seluruh roda kendaraan berada di atas bak.
Dalam proses pengiriman, petugas mengambil mobil dari lokasi yang sudah Anda sepakati. Petugas kemudian menaikkan mobil ke atas armada dan memasang pengaman sebelum mengantarkannya langsung ke alamat tujuan.
Metode ini cocok bagi Anda yang mengutamakan pengiriman langsung dan membutuhkan fleksibilitas lokasi penjemputan.
2. Car Carrier
Car carrier merupakan truk khusus yang membawa beberapa unit mobil dalam satu perjalanan. Anda dapat melihat armada ini membawa mobil baru dari pabrik atau dealer menuju berbagai wilayah distribusi.
Fungsi Car Carrier
Car carrier membantu perusahaan mengangkut banyak kendaraan dalam satu perjalanan. Kapasitas tersebut membuat metode ini cocok untuk kebutuhan dealer, perusahaan otomotif, maupun pemilik beberapa kendaraan yang ingin mengirim mobil dalam jumlah banyak.
Satu armada car carrier dapat membawa beberapa mobil dengan susunan tertentu. Petugas mengatur posisi kendaraan berdasarkan ukuran, berat, serta kapasitas armada agar perjalanan tetap aman.
Metode Pengiriman Car Carrier
Car carrier tersedia dalam beberapa konfigurasi armada. Ada armada dengan satu tingkat dan ada pula armada dua tingkat yang mampu membawa lebih banyak kendaraan.
Dalam proses pengiriman, petugas menaikkan mobil menggunakan ramp menuju bagian atas atau bawah armada. Setelah itu, petugas mengunci dan mengikat setiap kendaraan pada posisi yang sudah ditentukan. Sopir kemudian membawa armada menuju titik tujuan.
Jika Anda ingin mengirim beberapa mobil sekaligus dalam satu rute, car carrier dapat menjadi pilihan yang lebih efisien daripada menggunakan towing untuk setiap unit.
3. Container
Container menjadi salah satu pilihan untuk mengirim mobil antarpulau melalui jalur laut. Metode ini menempatkan kendaraan di dalam peti kemas selama perjalanan.
Fungsi Container
Container menyediakan ruang tertutup untuk kendaraan selama perjalanan. Ruang tersebut memberikan perlindungan tambahan dari paparan cuaca dan lingkungan luar.
Metode ini juga cocok untuk pengiriman mobil dari satu pulau ke pulau lain karena kapal dapat membawa container dalam jumlah besar.
Metode Pengiriman Container
Dalam pengiriman kendaraan, Anda perlu menyesuaikan ukuran container dengan dimensi dan jumlah mobil. Container 20 feet dan 40 feet menjadi dua ukuran yang umum digunakan dalam pengiriman kargo.
Proses pengiriman dimulai ketika petugas menjemput mobil dan membawanya menuju lokasi stuffing. Petugas kemudian memasukkan mobil ke dalam container, mengatur posisinya, serta memasang pengaman agar kendaraan tidak mudah bergerak selama perjalanan.
Setelah petugas menyelesaikan proses stuffing, pihak ekspedisi membawa container menuju pelabuhan untuk mengikuti jadwal keberangkatan kapal. Sesampainya di pelabuhan tujuan, petugas membongkar container dan membawa kendaraan menuju alamat penerima.
Mana Cara Yang Cocok dengan Kebutuhan Anda?
Pilih cara kirim mobil berdasarkan kebutuhan pengiriman, bukan hanya berdasarkan harga. Towing cocok untuk satu mobil yang membutuhkan pengiriman langsung dan fleksibel. Car carrier lebih sesuai untuk pengiriman beberapa kendaraan sekaligus melalui jalur darat. Sementara itu, container menjadi pilihan yang tepat untuk pengiriman mobil antarpulau melalui jalur laut dengan ruang tertutup.
Selain metode pengiriman, perhatikan juga rute, jenis kendaraan, lokasi pickup, lokasi tujuan, jadwal keberangkatan, serta layanan yang termasuk dalam biaya. Informasi tersebut membantu Anda memperoleh estimasi biaya yang lebih akurat dan mengurangi risiko biaya tambahan.
Kesimpulan
Anda dapat memilih tiga metode utama sebagai cara kirim mobil, yaitu towing, car carrier, dan container. Ketiganya memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda.
Towing menawarkan fleksibilitas untuk pengiriman satu unit secara langsung. Car carrier unggul dalam kapasitas karena mampu membawa beberapa kendaraan sekaligus. Sementara itu, container memberikan solusi untuk pengiriman mobil antarpulau melalui transportasi laut dengan ruang tertutup.
Sebelum menentukan pilihan, sampaikan detail kendaraan, lokasi pengambilan, tujuan pengiriman, serta kebutuhan layanan kepada perusahaan ekspedisi. Informasi tersebut membantu pihak ekspedisi memberikan rekomendasi metode yang sesuai dengan kondisi kendaraan dan rute perjalanan.




